SELAMAT DATANG DI PUSKOPDIT FLORES MANDIRI

 
 
                 
 
Bekali Staf Kopdit Jadi Konsultan Bisnis

 

Ende, puskopditfm.co.id

Pertumbuhan koperasi kredit yang terus meningkat dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan terhadap koperasi kredit sebagai salah satu lembaga keuangan masyarakat sangat tinggi. Anggota percaya dapat melakukan investasi keuangan yang aman dan menguntungkan di kopdit. Anggota juga menaruh harapan besar pada koperasi kredit. Seyogyanya setelah bergabung dalam kopdit, anggota dapat mengakses modal pinjaman untuk mengembangkan usaha.

Sebagai lembaga keuangan yang terus bertumbuh perlu dijaga keamanan dan citra positip kopdit. Pinjaman yang dilepas untuk tujuan usaha tidak asal-asalan, tetapi harus dikaji secara baik sehingga tidak menimbulkan resiko yang merugikan kopdit di kemudian hari karena kredit macet. Oleh karena itu kopdit perlu melakukan refleksi, apakah analisis usaha dan pinjaman itu telah dilakukan secara benar? Dan bagaimana mendampingi usaha anggota?

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa perkembangan usaha anggota berjalan apa adanya. Tidak ada system pengelolaan usaha yang baik bahkan pembukuan usaha tidak dilakukan. Pekerjaan membuat pembukuan usaha dianggap merepotkan. Dampaknya pendapatan dan pengeluaran usaha tidak terkontrol secara baik sehingga tidak diketahui jelas posisi laba atau rugi usaha dalam satu periode. Kondisi usaha ini tidak akan berkembang maju bahkan justru akan berakibat fatal. Jika terjadi kegagalan usaha anggota dampaknya dapat berakibat merugikan kopdit karena kesulitan dalam mengembalikan pinjaman.

Inovasi manajemen yang dilakukan oleh Puskopdit Flores Mandiri dalam meningkatkan kapasitas staff lapangan sebagai konsultan usaha adalah sebuah terobosan yang sangat dibutuhkan kopdit. Pengetahuan dan pengalaman berwirausaha harus dimiliki staff kopdit. Bagi staff bagian perkreditan, tool analisis usaha dapat dijadikan acuan untuk menentukan besarnya modal usaha yang dilepas. Ini menjaga agar resiko kegagalan usaha dapat terhindari dan pengembalian pinjaman ke kopdit dapat berjalan lancar. Bagi staff lapangan diharapkan memiliki tips-tips untuk mendampingi usaha anggota mencapai kesuksesan. Pengetahuan praktis (dapat diterapkan) yang dibutuhkan yakni perencanaan usaha, memilih jenis usaha, analisis usaha, dan pembukuan usaha. Pendampingan usaha anggota itu akan lebih sukses apabila staff kopdit telah berpengalaman dalam berwirausaha. Karena itu staff kopdit juga didorong menekuni usaha pribadi sebagai pengalaman pembelajaran bersama dan motivasi.

Penataan system manajemen perkreditan dan perubahan pola pikir (mind-set) kewirausahaan anggota kearah yang lebih baik akan membentuk anggota yang berkualitas dan potensial demi terjaminnya perkembangan kopdit ke depan. Untuku itu dilakukan penguatan SDM kopdit sebagai konsultan bisnis oleh Puskopdit Flores Mandiri. Peningkatan kapasitas staff tersebut dilakukan melalui PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PRKATIS. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua gelombang (21-24/8, 4-7/9) diikuti oleh 62 staff manajemen lapangan dan bagian perkreditan. Fasilitator pelatihan gelombang I berasal dosen Politeknik Undana Kupang sedangkan pada gelombang II oleh Bapak Abraham M. Paulson dari Inkopdit. (teodorus v.yankiter jawa, staf kopdit bahtera - ende)

 

 
 
 
   
  OJT, Basis Pengembangan PKS  
  Bekali Staf Kopdit Agar Menjadi Konsultan Bisnis  
     
   
  Mengenang Bapak Theofilus Woghe  
  Orang Flores, Kopdit dan 'Res, Non Verba'  
  Spiritualitas Kebersamaan: Kekuatan Perubahan  
     
   
Berita
Opini
Diklat
Audit
Hotel
   
   
©Copyright Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri 2015